13 Maret 2016, Organisasi Perkumpulan Penulis Se-Indonesia Kembali Lahir

Diposting pada

Himpena - 01(Jakarta, 14/03/16) Setelah bertahun-tahun vakum, organisasi yang mewadahi profesi penulis di Indonesia lahir kembali. Nama organisasi ini adalah Himpunan Penulis Indonesia (Himpena), dideklarasikan di Desa Bahasa, Borobudur, Jawa Tengah pada Minggu, 13 Maret 2016.

Deklarasi Himpena adalah salah satu upaya untuk melahirkan ekosistem Ekonomi Kreatif di bidang Kepenulisan. Terpilih sebagai pengurus sementara: Hani Sutrisno sebagai Ketua; Yozar F. Amrullah, Wakil Ketua; Sutopo Wintarto, Sekretaris; dan Andam Aulia, Bendahara.

Program kerja pertama Himpena adalah mengajak seluruh Penulis Indonesia dari berbagai kalangan, baik sastrawan senior terkemuka hingga penulis cilik untuk bergabung menjadi satu kesatuan bersama. Himpena terbuka untuk seluruh kalangan dengan syarat sudah pernah menulis buku, baik fiksi maupun non-fiksi, atau boleh juga menulis artikel/opini di media cetak maupun online. Untuk itu Himpena perlu mengenalkan diri ke masyarakat, melalui berbagai media dan komunitas. Ada banyak komunitas penulis di Indonesia yang bisa diajak bergabung, misalnya Asosiasi Penulis Ideologis Islam (API Islam), Asosiasi Penulis Cerita (Anita), Asosiasi Pengarang-Penulis Indonesia dan Forum Lingkar Pena (FLP) yang memiliki jaringan secara nasional dan internasional. Program selanjutnya adalah menyusun AD/ART; mendapatkan pengesahan badan hukum dari Notaris, kemudian dalam 2 (dua) tahun maksimal bisa diselenggarakan pemilihan pengurus resmi.

Himpena - 02Keberadaan organisasi penulis resmi dan diakui pemerintah sangat penting. Penulis tidak boleh hanya dianggap sebagai tukang ketik. Proses menulis melibatkan daya cipta, rasa, dan karsa yang terbentuk melalui pendidikan dan latihan yang membutuhkan waktu dan upaya yang tidak sedikit. Perlu ada pengakuan baik dari lembaga tinggi negara maupun pemangku kepentingan utama lainnya, seperti industri penerbitan bahwa profesi ini layak mendapatkan perlindungan hukum dan jaminan kesejahteraan.

Kegiatan deklarasi ini dilaksanakan dalam suasana kekeluargaan. Penyelenggara dan hadirin duduk lesehan serta makan siang bersama dalam suasana kekeluargaan. Dalam acara deklarasi ini juga dilaksanakan acara bedah buku terbaru karya penulis Gramedia, Wiwien Wintarto yang berjudul “Remember December”.

Gambar Gravatar
Tempat Nongkrong Paling Kreatif, Ngetren, & Informatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *