Apa Itu Live PA dan Apa Bedanya Dengan Penampilan DJ?

Diposting pada

Bagaimana seorang DJ tampil secara live atau langsung? Apa saja peralatan yang dibutuhkannya? Walaupun sama-sama penampilan musik, penampilan permainan DJ di hadapan masyarakat berbeda dengan para musisi analog/konvensional, entah itu misalnya solo player atau band. Kalau para musisi analog ini dalam penampilan live-nya tentu membutuhkan suatu instrument musik, misalnya guitar akustik, perangkat band ataupun kelompok peralatan orkestra. Dari situ, musisi memainkan nada-nada dan chord-chord tertentu untuk menciptakan bunyi dan musik yang apik. Berbeda dengan musisi konvensional, tugas seorang DJ adalah memainkan suatu rekaman musik/lagu yang sudah ada sebelumnya. Entah itu lagu orisinil bikinannya sendiri atau produksi artis laein.

Pekerjaan yang dilakukan DJ saat tampil adalah menyambungkan antara lagu yang dimainkan sekarang dengan lagu berikutnya; memotong rekaman lagu yang sedang dimainkan di bagian tertentu kemudian menggantikannya dengan rekaman lagu yang baru, bisa di posisi awal maupun langsung ke suatu posisi tertentu dari lagu baru; atau bisa juga memainkan lebih dari satu rekaman lagu secara bersamaan, namun tetap harmonis dan enak didengar. Selain itu DJ juga dapat memberikan efek-efek atau bunyi tertentu pada rekaman lagu yang sedang dimainkan, mengatur tempo, melakukan crossfading, dan mengatur channel equalizer (Hi, Mid, dan Low). Untuk melakukan itu seorang DJ menggunakan seperangkat alat. Yang utama adalah CDJ/Turntable/Controller yang dihubungkan dengan DJ mixer. Headphone penting tapi optional. Alat lainnya masih sama dengan musisi konvensional, seperti sound mixer dan speaker. Jadi intinya DJ tidak bisa memunculkan nada atau chord baru.

Jadi bagaimana apabila seorang musisi atau pencipta musik elektronik ingin tampil secara langsung atau live? Muncul istilah di dunia musik elektronik, yaitu Live Personal Appearance atau Live Performance Artist. Pada Live PA, seorang musisi menggunakan perangkat music elektronik, seperti yang dapat memunculkan dan mengontrol suara seperti synthesizer, drum machine maupun sequencer, seperti misalnya Pioneer Remix Station. Dengan perkembangan teknologi, muncul software DAW untuk komputer (Desktop/Laptop) yang mendukung penampilan langsung, contohnya adalah Ableton Live. Musisi perlu menyiapkan terlebih dahulu lagu atau sample yang akan digunakannya. Lalu dalam menggunakan aplikasi tersebut, musisi dapat menggunakan controller seperti MIDI Controller, Live Pad dan juga Drum Pad. Tak hanya bermain musik elektronik dengan perangkat pendukungnya, musisi pun dapat menggabungkan penampilan Live PA dengan permainan musik analog maupun juga menghadirkan vokalis, agar kesan pertunjukkan live lebih terasa. Salah satu artis Live PA luar negeri yang cukup terkenal adalah: Owl City. Jadi pemain Live PA belum tentu DJ.

Live PA di Indonesia
Agak berbeda dengan di luar negeri, di Indonesia istilah Live PA diartikan sebagai penampilan seorang/grup penyanyi/vokalis, yang biasanya cewek, menyanyikan lagu EDM dengan iringan permainan musik dari DJ, dan biasanya mereka tampil di club, walaupun bisa juga event di luar.

Kalau mau mengacu seperti konsep Live PA luar negeri, di Indonesia juga ada beberapa musisi yang cukup punya nama di kalangan indie seperti Homogenic, Bottle Smoker, dan Fade2Black. Sedangkan grup Midnight Quickie bisa diartikan sebagai gabungan konsep Live PA luar dan Live PA Indonesia

Artikel ditulis oleh yozar.remixer untuk Showbiz-Indonesia.com
Sumber / versi awal:
http://musisidigitalindonesia.blogspot.com/2015/02/apa-itu-live-pa-dan-apa-bedanya-dengan.html

Gambar Gravatar
Tempat Nongkrong Paling Kreatif, Ngetren, & Informatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *