Bekraf & IIE Fasilitasi Para Pelaku Ekonomi Kreatif Unjuk Karya di ICE

Diposting pada

(JakaMoU Bekraf - IIE - ICE - 02rta, 22/03/16) Para pelaku Ekonomi kreatif kini bisa memanfaatkan Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City untuk menampilkan karya mereka. Hal tersebut disepakati oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan PT Indonesia International Expo melalui penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) di Galeri Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Maret 2016.

“16 sub sektor Ekonomi Kreatif bisa memanfatkan fasilitas di ICE, tidak hanya pameran saja, kuliner, fashion, konser musik, arsitektur semua. Semua sub sektor bisa ikut. Kami dorong untuk desentralisasi dari jakarta untuk berkegiatan di sana,” kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf.

Kepala Bekraf menyatakan bahwa Bekraf betugas mengangkat dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi kreatif secara signifikan agar dapat menjadi andalan perekonomian Indonesia. Untuk itu pemerintah membutuhkan mitra-mitra yang memiliki visi yang sama dengan menyediakan ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk berkarya dan berniaga. MoU antara Bekraf dan IIE ini adalah salah satu upaya mewujudkan hal tersebut.

CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama yang menyaksikan acara tersebut, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif pemerintah melalui Bekraf dalam mendorong ekonomi kreatif. “Kami memandang Industri Kreatif ini sesuatu hal yang banyak membangun ekonomi Indonesia. Bekraf memiliki program yang konduit, ingin membangun start up, dunia universitas, ingin memamerkan produknya di ICE. Dalam waktu dekat kita akan membikin suatu kegiatan menampilkan hasil karya Indonesia di bidang kreativitas, misalnya animasi, game, design, aplikasi, yang merupakan kekuatan dari bangsa kita,” kata Lilik.

Lilik melanjutkan, 16 sub sektor ekonomi kreatif ini dalam perkembangannya mendukung PDB Indonesia. Makin hari makin terasa penting. Peranan sektor ini ramah lingkungan karena mengandalkan kreativitas untuk membangun. “Memang Bangsa kita bangsa kreatif sesungguhnya,” kata Lilik.

MoU Bekraf - IIE - ICE - 0316 sub sektor yang dimaksud oleh Kepala Bekraf tersebut adalah: aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film, animasi, dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio.

ICE yang berlokasi di BSD City, Tangerang merupakan gedung konvensi dan ekshibisi terbesar di Asia Tenggara dengan luas 117.257 meter persegi. Gedung yang dibangun di atas lahan 22 hektar ini merupakan hasil kerjasama Kompas Gramedia dan Sinarmas Land. Konsep yang ditonjolkan gedung ini adalah ramah lingkungan dan hemat energi (green building.

Gambar Gravatar
Tempat Nongkrong Paling Kreatif, Ngetren, & Informatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *